Amnesia: Gangguan Pada Otak yang Merugikan

Apakah Anda pernah mendengar kata amnesia? Jika pernah, tahukah Anda apa itu amnesia? Ya, ini adalah gangguan pada otak yang membuat penderitanya hilang ingatan baik dalam waktu singkat maupun lama. Pada umumnya, penderitanya akan kesulitan untuk mengingat sesuatu yang pernah dipelajari dan dilakukan. Sebagai contoh, bila penderita amnesia meletakkan kunci motor di atas meja pada hari Selasa, ketika hari Rabu, dia sudah lupa meletakkan kunci kendaraannya di mana. Bagian terburuknya adalah apabila penderita gangguan kesehatan ini bepergian jauh dan lupa jalan pulang, sudah bisa dipastikan dia akan tersesat dan menderita.

Berbicara soal amnesia, apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang gangguan pada ingatan ini? Simak informasi di bawah ini:

Jenis-jenisnya

Secara umum, ada dua jenis penyakit amnesia yang bisa dialami oleh siapa saja, yaitu:

  • Amnesia anterograde: gangguan pada ingatan yang membuat penderitanya lupa akan kejadian atau sesuatu yang terjadi setelah tanggal tertentu. Pada umumnya, penderita amnesia jenis ini hanya bisa mengingat hal-hal dalam jangka pendek. Sebagai contoh, bila satu hari yang lalu, penderita amnesia membeli buku novel dan kemudian menyimpannya di lemari, keesokan harinya penderita hanya ingat jika dia telah membeli novel baru tapi tidak tahu di mana dia meletakkannya.
  • Amnesia retrograde: ini adalah jenis amnesia kebalikan dari jenis sebelumnya yang mana penderita tidak bisa mengingat hal-hal sebelum tanggal tertentu. Misalnya, hari Senin penderita gangguan ingatan ini ke pasar untuk membeli bahan-bahan makanan dan hari Selasanya, dia memutuskan untuk memasak masakan tradisional dengan bahan-bahan tersebut. Ketika ditanya kapan dia membeli bahan-bahan makanan itu, dia akan kebingungan dan menduga-duga bahwa dia sudah membelinya beberapa hari atau minggu lalu. Contoh lainnya adalah ketika menderita menjalani sebuah operasi tertentu pada awal bulan Januari 2017, dia tidak akan ingat kejadian apa saja yang sudah terjadi sebelum operasai tersebut berlangsung.

Penyebabnya

Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin berkurangnya umur atau semakin bertambahnya usia, daya ingat seseorang akan semakin berkurang. Tak heran apabila orang yang sudah memasuki usia senja akan mudah lupa terhadap suatu kejadian, nama, tempat, dan lain sebagainya. Namun, amnesia tidak hanya bisa terjadi karena hal ini saja tapi juga disebabkan oleh stroke, cidera di kepala, peradangan otak, penyakit Alzheimer dan tumor otak, kecanduan minuman beralkohol untuk jangka panjang, dan trauma psikologis. Dengan kondisi-kondisi yang sudah disebutkan ini, besar kemungkinan penderita akan mengalami gangguan ingatan baik itu jenisnya anterograde maupun retrograde.

Penanganannya

Apabila amnesia dialami oleh orang-orang yang sudah kakek nenek, penanganan mungkin tidak begitu dibutuhkan karena mereka hanya butuh orang-orang di sekitar mereka, khususnya keluarga untuk mengingatkan dan membantu mereka. Selayaknya orang yang sudah tua dan tahu bahwa hal ini akan terjadi, mereka pun biasanya lebih memilih untuk tidak banyak melakukan aktivitas dan hanya menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam rumah. Namun, bila yang penderita masih muda dan masih produktif bekerja, penanganan sangat dibutuhkan. Apa saja yang bisa dilakukan? Penderita harus mengikuti terapi okupasi dan kognitif agar daya ingat mereka kembali seperti biasa. Namun, ini tidak instan karena membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa memperbaiki kondisi ini. Selain itu, bantuan dari orang terdekat untuk mengingatkan penderita juga sangat penting agar penderita tahu apa yang sudah atau belum dikerjakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *